Membedakan Anis Kembang berdasarkan Habitat(Daerah)…??

Bagi sebagian kalangan kicau mania, burung Anis Kembang (Zoothera Interpres), adalah burung yang memiliki suara yang merdu. Meskipun di lomba juga jarang yang membuka kelas untuk jenis ini, namun peminat untuk Anis Kembang masih banyak kita jumpai. Dan kali ini saya ingin berbagi dengan rekan-rekan semua tentang bagaimana beda Anis Kembang berdasar daerah penyebaran habitatnya, karena kita tahu, Anis kembang di Indonesia berasal dari daerah yang berbeda-beda.

Anis kembang hutan yang beredar di kalangan penghobi, banyak berasal dari 3 tempat, yaitu tasik/jabar, Sumbawa/bali, dan Kalimantan/borneo. Dari ketiga tempat sentra AK ini mempunyai perbedaan di bentuk fisik maupun di corak bulu. Tetapi tidak ada perbedaan volume, mental, dan gaya tarung yang didasarkan oleh daerah asal/habitat. Ada yang bermental bagus, volume dahsyat, ada yang bersuara tipis, ada juga yang ngerol ndongak, ada juga yang Cuma ngeriwk-2 saja. Kalau memilih Ak, pilih saja dari penangkaran yang sudah dikenal memproduksi burung-2 bagus bahkan burung-2trah jawara karena indukan-indukannya juga pilihan. Adapun ciri-2 pisik Ak hutan berdasarkan habitatnya yang pernah di ulas di tabloid Cuma belum ada contoh pictnya, lewat forum ini saya mencoba menampilkan ciri-2 pisik nya lengkap dengan pict nya.

  1. AK TASIK :
    Warna trotol pada bagian dada tidak ngeblok/cenderung beraturan (bercorak), sementara bulu putih pada sayapnya terputus-2 seperti sisir. Secara pisik Ak tasik juga rata-2 mempunyai body kecil. Kaki pendek. Ak tasik memang mudah ngerol apalagi kalai di cash betina.. tetapi rata-2 volumenya tidak kenceng, hanya tipe suaranya juga kristal.
    (sumber gambar : om Buddy Armyn Jakarta)
  2. AK Sumbawa
    Warna trotolnya di dada terlihat ngeblok dan cenderung tidak beraturan, sementara bulu putih pada sayap tertata rapi membentuk bulatan-2 seperti mega. Bodi lebih bongsor n suara ulem/ngebas. Tipe Ak ini agak susah ngerolnya. Biasanya hanya ngeplong-2, bisa sih ngerol kalau kondisinya fit banget n ketemu dengan cash betina yang super lenjeh….
    (Sumber gambar : Om Jayanz Tabanan Bali)
  3. AK Kalimantan
    Warna trotol di dada terlihat ngeblok,/cenderung tidak beraturan. Terdapat warna bulu kuning kecoklatan berbaur dengan warna trotol hitam pada bulu dada hingga singga sisi kiri dan kanan di bawah bulu sayap, sepertihalnya AK yang masih remaja. Sedangkan warna putih pada sayap membentuk mega dan terputus-2 oleh bulu hitam dibagian bawah. Bodi relative kecil dan ramping. Ak Kalimantan ini menurut sumber dari pemain Ak yang pernah ikutan lomba di Kalimantan katanya nya mudah ngerol tetapi tidak tahan lama. Tipe suara Kristal tetapi volumenya tidak keras. (Sumber gambar : Om Agus banjarmasin)

 Dan pada intinya, semua dari daerah punya plus minus. Tergantung selera dari rekan-rekan kicau mania, bisa di tentukan yang mana di antara dari jenis-jenis tersebut yang memiliki bakat lebih baik.

Semoga bermanfaat.

sumber:www.kicaumania.or.id

Bolehkah burung Petarung (fighter) tinggal serumah??

Hmm..lama tak ter-update blog saya ini,..hehe..

Kali ini saya ingin share dan sedikit merangkum dari apa yang saya dapat dari sesepuh.

Burung petarung (fighter) sudah sejak lama menjadi burung favorit para kicau mania.  Mengapa demikian??karena burung tipe petarung, bagi sebagian pria (sebagian besar kicaumania laki2) merupakan burung favorit yang bisa membawa wibawa bagi pemiliknya. Karena mungkin di anggap, lebih garang dan dengan gaya tarung yang menawan dan indah di pandang.

Salah satu burung fighter favorit para kicaumania diantaranya, Murai batu (Copsychus malabaricus), Kacer (Copsychus saularis), Tledekan (Niltava Sp.), Cendet, Ciblek.

MURAI BATU

Kacer

Tledekan

Cendet

Ciblek

Benarkah burung petarung tidak boleh tinggal serumah???

Menurut sejumlah pemain, ada yang pantang menempatkan burung fighter, yang sejenis maupun beda jenis dalam serumah. Alasannya kenapa, hal ini dapat merusak salah satu mental burung tersebut dan pada akhirnya membuat burung tersebut macet dan tidak mau berkicau seperti biasanya. Namun hal ini tidaklah mutlak, karena ada beberapa pemain juga mengkoleksi beberapa burung fighter (bahkan sejenis) dalam satu rumah. Hal ini karena tiap karakter burung, dan karakter rawatan tiap burung tidaklah sama. Jadi kalau kita mau pukul rata, perawatan burung satu dengan yang lain, itu tidak bagus efek kedepannya bagi burung tersebut.  Oleh karena itu, untuk mensiasati agar kita bisa memelihara burung fighter lebih dari satu dalam rumah, ada beberapa tips yang saya dapatkan dari beberapa sumber :

  • Usahakan bila memiliki burung fighter lebih dari 2 / sejenis maupun tidak sejenis,  agar menempatkan tidak terlalu dekat, usahakan burung di kerodong bila di letakkan di dalam rumah dan tidak saling bertatapan
  • Kalaupun bisa penempatan di atur sedemikian rupa, (salah satu di taruh di depan, dan satunya bagian belakang rumah)
  • Bila ruangan terbatas, usahakan di atur tidak dalam satu ruangan
  • Perhatikan beberapa hari/minggu, bila dengan beberapa tips tersebut masih ada salah satu burung yang drop (bahkan macet), ini bisa di indikasikan, burung tersebut sudah down secara mental. Dan bila hal ini terjadi, ungsikan salah satu burung ke rumah lain, atau bahkan bisa di titipkan ke tempat teman yang tidak memiliki burung sejenis

Dengan demikian kita bisa menyimpulkan bahwa, semua burung fighter tidak semua memiliki karakter yang sama. Oleh karena itu, bila kita rasa burung tersebut enjoy di tempatkan dengan burung sejenis dalam serumah bahkan seruangan tidak menimbulkan masalah,why Not??. Namun hal sebaliknya, bila kita memiliki beberapa burung berkarakter Fighter kita tempatkan dalam serumah dan salah satu ada yang nge-drop, tidak ada salahnya hal-hal yang saya utarakan di depan tadi bisa dimanfaatkan.

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat sobat, kurang lebihnya mohon maaf..

– CMIIW –

Sumber:

– Om Kicau.com

– Googling