Bolehkah burung Petarung (fighter) tinggal serumah??

Hmm..lama tak ter-update blog saya ini,..hehe..

Kali ini saya ingin share dan sedikit merangkum dari apa yang saya dapat dari sesepuh.

Burung petarung (fighter) sudah sejak lama menjadi burung favorit para kicau mania.  Mengapa demikian??karena burung tipe petarung, bagi sebagian pria (sebagian besar kicaumania laki2) merupakan burung favorit yang bisa membawa wibawa bagi pemiliknya. Karena mungkin di anggap, lebih garang dan dengan gaya tarung yang menawan dan indah di pandang.

Salah satu burung fighter favorit para kicaumania diantaranya, Murai batu (Copsychus malabaricus), Kacer (Copsychus saularis), Tledekan (Niltava Sp.), Cendet, Ciblek.

MURAI BATU

Kacer

Tledekan

Cendet

Ciblek

Benarkah burung petarung tidak boleh tinggal serumah???

Menurut sejumlah pemain, ada yang pantang menempatkan burung fighter, yang sejenis maupun beda jenis dalam serumah. Alasannya kenapa, hal ini dapat merusak salah satu mental burung tersebut dan pada akhirnya membuat burung tersebut macet dan tidak mau berkicau seperti biasanya. Namun hal ini tidaklah mutlak, karena ada beberapa pemain juga mengkoleksi beberapa burung fighter (bahkan sejenis) dalam satu rumah. Hal ini karena tiap karakter burung, dan karakter rawatan tiap burung tidaklah sama. Jadi kalau kita mau pukul rata, perawatan burung satu dengan yang lain, itu tidak bagus efek kedepannya bagi burung tersebut.  Oleh karena itu, untuk mensiasati agar kita bisa memelihara burung fighter lebih dari satu dalam rumah, ada beberapa tips yang saya dapatkan dari beberapa sumber :

  • Usahakan bila memiliki burung fighter lebih dari 2 / sejenis maupun tidak sejenis,  agar menempatkan tidak terlalu dekat, usahakan burung di kerodong bila di letakkan di dalam rumah dan tidak saling bertatapan
  • Kalaupun bisa penempatan di atur sedemikian rupa, (salah satu di taruh di depan, dan satunya bagian belakang rumah)
  • Bila ruangan terbatas, usahakan di atur tidak dalam satu ruangan
  • Perhatikan beberapa hari/minggu, bila dengan beberapa tips tersebut masih ada salah satu burung yang drop (bahkan macet), ini bisa di indikasikan, burung tersebut sudah down secara mental. Dan bila hal ini terjadi, ungsikan salah satu burung ke rumah lain, atau bahkan bisa di titipkan ke tempat teman yang tidak memiliki burung sejenis

Dengan demikian kita bisa menyimpulkan bahwa, semua burung fighter tidak semua memiliki karakter yang sama. Oleh karena itu, bila kita rasa burung tersebut enjoy di tempatkan dengan burung sejenis dalam serumah bahkan seruangan tidak menimbulkan masalah,why Not??. Namun hal sebaliknya, bila kita memiliki beberapa burung berkarakter Fighter kita tempatkan dalam serumah dan salah satu ada yang nge-drop, tidak ada salahnya hal-hal yang saya utarakan di depan tadi bisa dimanfaatkan.

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat sobat, kurang lebihnya mohon maaf..

– CMIIW –

Sumber:

– Om Kicau.com

– Googling 

Iklan

6 thoughts on “Bolehkah burung Petarung (fighter) tinggal serumah??

  1. cendet bekerja dilatber lokal, sementara dilatber agak berkelas tidak bekerja, ni yg sy tanyakan gmana cara mengkondisikan burung seperti ini, agar ditempat latber yg berbeda tetep bekerja?

    • latihan gan…lebih baik di latih di tempat latihan dulu,dan jangan terburu2 untuk di bawa ke event yg lebih tinggi kelasnya..
      karena mental tergantung dari tingkat kemapanan burung juga,kalo cukup umur, materi lagu,mental…silahkan aja dibawah ke tempat latberan yg lebih berkelas.
      untuk settingan burung,yg tau kondisi burung itu sendri ya agan sendiri,so coba pelajari karakter dan kemauan burung,coba otak atik setingannya (naik turunkan EF, settingan mandi/jemur),karena burung 1 dan yg lain beda penanganan dan karakter gan..dan untuk settingan burung gk ada rumusnya dan gk ada yg baku..

      tks

    • Boleh saja gan,kalo kondisi masih anakan/piyik…tp kalo sudah terlihat bunyi/ngeriwik sebaiknya jangan di dekatkan/saling lihat,selain berpengaruh ke mental jg berpengaruh ke Lagu yg dibawakan kelak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s